<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194187</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211105418</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001271</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SETELAH PERUBAHAN MENJADI DESA MANDIRI BUDAYA :</subfield>
      <subfield code="b">(STUDI DI KALURAHAN GIRIKERTO KAPANEWON TURI KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) /</subfield>
      <subfield code="c">Ramadhan Al Haris Nasih</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ramadhan Al Haris Nasih</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15851</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mulyana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.725 982 7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.725 982 7  RAM p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyarakat Desa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada Desa/Kalurahan Mandiri Budaya&#13;
yang merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditujukan&#13;
untuk mempercepat pembangunan desa serta peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya&#13;
masyarakat desa sekaligus upaya untuk tetap menjaga dan melestarikan adat istiadat dan kebudayaan&#13;
asli setempat dengan mengembangkan potensi dan keunikan yang dimiliki oleh masing-masing&#13;
kalurahan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta dalam pelaksanaannya melibatkan&#13;
keikutsertaan dan kemampuan masyarakat lokal. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui pengertian serta teknis penetapan Desa Mandiri Budaya, mengetahui bagaimana&#13;
pemberdayaan masyarakat di Kalurahan Girikerto setelah menjadi Desa Mandiri Budaya, dan yang&#13;
terakhir adalah untuk mengetahui apa saja faktor penghambat pelaksanaan program Desa Mandiri&#13;
Budaya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan&#13;
teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Hasil penelitian terhadap Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Girikerto Melalui Program&#13;
Desa/Kalurahan Mandiri Budaya di Kalurahan Girikerto Kapanewon Turi sudah dilakukan dengan&#13;
baik. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan sudah terdapat upaya&#13;
pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa/Kalurahan&#13;
Mandiri Budaya dengan menghadirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta sudah terlaksana&#13;
pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan oleh Dinas setempat dan oleh Pemerintah&#13;
Kalurahan Girikerto. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Mandiri&#13;
Budaya dapat berjalan cukup efektif dan efisien pada Kalurahan Girikerto serta telah sesuai dengan&#13;
maksud dan tujuan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam hal meningkatkan taraf hidup&#13;
manusia melalui pemberdayaan masyarakat desa. Selain bertujuan untuk meningkatkan kemandirian&#13;
desa, program Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Girikerto juga berhasil menjaga serta melestarikan&#13;
adat istiadat dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kalurahan Girikerto sehingga desa tetap dapat&#13;
melakukan pembangunan tanpa harus kehilangan karakteristik desa. Terdapat perubahan yang cukup&#13;
signifikan bagi Kalurahan Girikerto. Secara umum perubahan yang ada setelah penetapan status Desa&#13;
Mandiri Budaya di Kalurahan Girikerto ini mengarah kepada perubahan ke tingkat yang lebih baik.&#13;
Perubahan berupa pembangunan sarana dan prasarana penunjang, fasilitas umum, kemudahan akses,&#13;
digitalisasi dan lain sebagainya ini jelas berdampak baik bagi masyarakat dan lingkungan disekitar Kalurahan Girikerto.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
