<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194315</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260219123148</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001399</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /</subfield>
      <subfield code="c">Leihitu, Calvin Carlos</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Leihitu, Calvin Carlos</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">7 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15854</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.340 955 985 222</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.340 955 985 222  LEI s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan Bencana Tanah Longsor</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pernyataan Masalah / Latar Belakang (GAP) : Bencana tanah longsor menjadi ancaman krusial dalam beberapa waktu terakhir khususnya di Provinsi Maluku, beberapa kali longsor yang terjadi di pemukiman masyarakat menyebabkan kerusakan fasilitas umum yang mengakibatkan tidak dapat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan bahkan dapat menimbulkan korban jiwayang berdampak paling parah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi mitigasi bencana tanah longsor, faktor-faktor yang menghambat, serta upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam mitigasi bencana tanah longsor oleh Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Ambon. Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan, dengan teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta untuk menguji keabsahan data penilitian ini menggunakan trianggulasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon mempunyai strategi yakni koordinasi dan melakukan sosialisasi tentang mitigasi tanah longsor dan strategi tersebut rutin dijalankan namun kurangnya pengawasan membuat upaya yang dilakukan belum optimal. Adapun hambatannya yakni sarana prasarana yang belum memadai, personil BPBD yang belum cukup dari segi kuantitas maupun kualitas, anggaran yang belum cukup memadai serta pemahaman dan kesadaran masyarakat yang kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak kendala dalam pengelolaan dan keterbatasan sumber daya manusia, namun program ini telah cukup membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tanah longsor di daerah setempat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
