<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194334</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260220012817</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001418</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENERTIBAN ANAK JALANAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Muammar Khadafi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Muammar Khadafi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Deti Mulyati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.730 959 816 18</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.730 959 816 18  MUH e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan Anak Jalanan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak Jalanan seringkali dianggap sebagai sampah&#13;
masyarakat dan dinilai mengganggu Ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Hal ini&#13;
ditandai dengan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak jalanan seperti kenakalan&#13;
remaja, minum-minuman keras, dan lain-lain. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah&#13;
Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu melakukan penertiban anak jalanan melalui Satpol PP.&#13;
Namun pada pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yang menjadikan Efektivitas&#13;
Penertiban Anak Jalanan belum tercapai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mendeskripsikan dan menganalisis Efektivitas Penertiban Anak Jalanan oleh Satpol PP di&#13;
Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan Metode: Penelitian ini menggunakan&#13;
teori efektivitas yang dikemukakan oleh Gibson dkk (2000)). Metode yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memberikan gambaran fakta&#13;
serta data yang terjadi di lapangan melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive&#13;
sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam&#13;
pelaksanaan penertiban anak jalanan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dilaksanakan dengan&#13;
adaptasi yang baik berdasarkan program penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban&#13;
umum. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala dan hambatan. Hal ini&#13;
ditunjukkan dengan penurunan jumlah anak jalanan yang belum optimal, Penggunaan biaya&#13;
operasional dan kurun waktu penertiban yang belum efisien, sarana dan prasarana yang belum&#13;
memadai dan pemberian sanksi yang belum memberikan efek jera. Kesimpulan: Efektivitas&#13;
penertiban anak jalanan yang dilaksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Ogan Komering Ilir belum&#13;
terlaksana dengan efektif.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
