<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194340</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260220051734</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001424</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SARJANA MENDIDIK DAERAH TERLUAR TERTINGGAL DAN TERDEPAN (SM3T) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR PROVINSI MALUKU /</subfield>
      <subfield code="c">Syahril</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Syahril</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.809 598 52</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.809 598 52  SYA i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Negara Bidang Pendidikan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Daerah 3T memiliki mutu pendidikan yang rendah. Hal&#13;
ini dikarenakan adanya permasalahan kekurangan tenaga pendidik. Untuk itu, Kementerian&#13;
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat kebijakan program sarjana mendidik&#13;
di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (SM3T) yang bertujuan untuk menyelesaikan kekurangan&#13;
tenaga pendidik. Penelitian ini memiliki Tujuan: untuk mengetahui implementasi kebijakan&#13;
program sarjana mendidik di daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam meningkatkan mutu&#13;
pendidikan, faktor penghambat serta upaya pemerintah untuk mengatasi hambatan di Kabupaten&#13;
Kepulauan Tanimbar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif&#13;
deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan&#13;
dokumentasi yang terkait dengan penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa&#13;
implementasi kebijakan program sarjana mendidik daerah terluar, tertinggal dan terdepan dalam&#13;
meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar belum berjalan dengan&#13;
optimal karena jarak ke lokasi sekolah yang jauh, transportasi umum yang kurang memadai, tidak&#13;
tersedia akses internet yang baik, jumlah sarjana mengajar yang sedikit, program SM3T yang&#13;
hanya berlangsung selama 1 tahun, rendahnya partisipasi masyarakat dalam menempuh&#13;
pendidikan, dan juga letak geografis yang kurang mendukung. Kesimpulan: Oleh karena itu&#13;
Pemerintah Daerah Setempat perlu menambah bantuan sarana prasarana pendidikan yang&#13;
memadai, melakukan sosialisasi terkait pentingnya pendidikan bagi masyarakat di pelosok daerah&#13;
dan juga melakukan penambahan serta perpanjangan durasi mengajar guru kontrak.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
