<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194345</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260220094932</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001429</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOLABORASI DINAS SOSIAL DENGAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS GUNA MENJAGA KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM DI BALAI REHABILITASI SOSIAL BINA KARYA DAN LARAS PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA /</subfield>
      <subfield code="c">Hesti Virra Adventia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hesti Virra Adventia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13296</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sri Hartati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 095 982 7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 095 982 7 HES k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan dan Layanan Kepada Tuna Wisma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemasalahan : Kolaborasi Dinas Sosial Dengan Satuan Polisi Pamong Praja dalam&#13;
Pembinaan Gelandangan dan Pengemis guna menjaga Ketenteraman dan Ketertiban&#13;
Umum Di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras Provinsi Daerah Istimewa&#13;
Yogyakarta perlu dilakukan untuk mengurangi permasalahan gelandangan dan&#13;
pengemis karena kemiskinan, kurangnya keterampilan kerja, tingkat pendidikan yang&#13;
rendah, lingkungan, sosial budaya, kesehatan, dan sebagainya. Tujuan : untuk&#13;
menganalisis kolaborasi Dinas Sosial dengan Satuan Polisi Pamong Praja dalam&#13;
pembinaan gelandangan dan pengemis guna menjaga ketenteraman dan ketertiban&#13;
umum di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras serta faktor pendukung dan&#13;
penghambat dalam melaksanakan tugasnya. Metode : Teori yang digunakan adalah&#13;
menggunakan teori Collaborative Governance Ansell dan Gash dan teori pembinaan&#13;
Miftah Thoha. Penelitian ini dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan&#13;
metode deskriptif dan analisis data secara induktif. Hasil : Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa kolaborasi Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja telah&#13;
berjalan cukup baik dengan melakukan tugas pokok dan fungsinya. Faktor&#13;
penghambat kolaborasi adalah kurangnya daya tampung atau kapasitas yang dimiliki.&#13;
Faktor pendukung kolaborasi adalah adanya Peraturan Daerah Daerah Istimewa&#13;
Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis&#13;
dan komitmen antara Dinas Sosial dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk&#13;
bersepakat menangani gelandangan dan pengemis. Kesimpulan : Upaya yang&#13;
dilakukan dengan melakukan upaya preventif, koersif, rehabilitas, dan reintegrasi&#13;
sosial.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
