<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194368</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221041345</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001452</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN HUKUM JINAYAT DALAM MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM DI KOTA BANDA ACEH /</subfield>
      <subfield code="c">Allif Nurahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Allif Nurahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Riani Bakri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">340.590 959 811 12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">340.590 959 811 12 ALL i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Hukum Pidana Islam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penerapan syariat Islam diatur dalam Qanun Aceh&#13;
Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat yang berisi perbuatan yang dilarang oleh syariat&#13;
Islam menjadi dasar dalam pelaksanaan syariat Islam di Kota Banda Aceh. Penegakkan Qanun&#13;
yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh belum&#13;
mampu dalam menurunkan kasus pelanggaran syariat Islam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Hukum Jinayat dalam Menegakkan Syariat Islam,&#13;
faktor yang memengaruhi serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi penghambat oleh Satuan&#13;
Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif berdasarkan&#13;
fakta yang ada di lapangan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
Implementasi Kebijakan Hukum Jinayat dalam Menegakkan Syariat Islam di Kota Banda Aceh&#13;
berjalan dengan lancar, tetapi masih sering terjadi pelanggaran syariat Islam. Hal ini bukan karena&#13;
buruknya kinerja pelaksana kebijakan, tetapi kasus pelanggar Qanun Jinayat mayoritas dilakukan&#13;
oleh masyarakat pendatang dari daerah luar kota yang belum memahami kebijakan Hukum Jinayat&#13;
tersebut. dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Serta terdapat faktor yang memengaruhi dan&#13;
upaya yang dilakukan untuk mengatasi penghambat dalam proses Implementasi Kebijakan Hukum&#13;
Jinayat di Kota Banda Aceh ini. Kesimpulan: Dengan melihat kondisi dilapangan, peneliti&#13;
menyarankan kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian serius kepada Satuan Polisi&#13;
Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dengan memberikan anggaran yang cukup.&#13;
Anggaran tersebut diperlukan dalam pembangunan sarana dan prasarana untuk mendukung proses&#13;
penerapan Qanun Jinayat di Kota Banda Aceh.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
