<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194372</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221043629</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001456</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Naufal Arkan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Naufal Arkan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13038</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fanila Kasmita Kusuma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 509 598 241 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 509 598 241 1 NAU m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan Bencana Tanah Longsor</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya&#13;
intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi&#13;
tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor&#13;
tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang&#13;
diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan&#13;
operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode&#13;
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian&#13;
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat&#13;
bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian&#13;
secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga&#13;
penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap&#13;
darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya&#13;
bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk&#13;
membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan:&#13;
Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada&#13;
diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung&#13;
dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan&#13;
koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang&#13;
baik kepada berbagai pihak.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
