<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194375</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221100205</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001459</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Farhan Damara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Farhan Damara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12961</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Ichsan Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.809 598 289 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.809 598 289 2 FAR i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanganan Masalah Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang: Stunting menjadi masalah utama&#13;
terhadap kualitas sumber daya manusia dan juga menjadi ancaman untuk&#13;
kemampuan daya saing bangsa dimasa yang akan datang. Stunting&#13;
adalah masalah yang terjadi pada anak balita karena kurangnya gizi&#13;
sehingga menimbulkan gangguan pertumbuhan pada tubuh dan&#13;
keterlambatan kemampuan berpikir. Terkait dengan masalah stunting,&#13;
Pemerintah Kabupaten Sampang membuat kebijakan penurun stunting di&#13;
Kabupaten Sampang. Tujuan: Penelitian ini mengkaji terkait dengan&#13;
implementasi kebijakan stunting yang ada di Kabupaten Sampang, untuk&#13;
mengetahui dan menganalisa apa saja yang menjadi faktor pendukung&#13;
dan faktor penghambat dalam implementasi Kebijakan Penurunan&#13;
Stunting, untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang telah dilakukan&#13;
dan akan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sampang khususnya&#13;
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana dalam mensukseskan&#13;
implementasi Peraturan Kebijakan Penurunan Stunting di Kabupaten&#13;
Sampang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#13;
metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Penelitian ini&#13;
menggunakan teori implementasi dari George C Edward III. Hasil&#13;
Penelitian: Hasil penelitian dari implementasi kebijakan stunting di&#13;
Kabupaten Sampang yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan&#13;
Keluarga Berencana Kabupaten Sampang sebagai pelaksana utama&#13;
adalah bahwa dalam pelaksanaan kebijakan penurunan stunting sudah&#13;
dilaksanakan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan angka stunting&#13;
di Kabupaten Sampang semakin tahun semakin menurun. Kesimpulan:&#13;
Meskipun implementasi kebijakan penurunan stunting di Kabupaten&#13;
Sampang sudah dilaksanakan dengan baik, namun, dalam&#13;
pelaksanaannya masih mengalami kendala yaitu masih banyaknya&#13;
pernikahan dini dan kurangnya taat administrasi bagi masyarakat&#13;
pendatang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
