<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194390</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221033213</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001474</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH DALAM PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Ikram Fauzi Bachri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ikram Fauzi Bachri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12388</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bertha Lubis</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 984 762</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 984 762 IKR i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Pengelolaan Sampah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sampah adaIah saIah satu masaIah yang di jumpai di&#13;
Indonesia. Kementrian Iingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan bahwa totaI sampah&#13;
nasionaI pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Dari jumIah, sebanyak 17 persen, atau sekitar 11,6&#13;
juta ton, di sumbang oIeh sampah pIastik. DaIam pengeIoIaan sampah dibutuhkan sebuah&#13;
kepastian hukum, kejeIasan tanggung jawab dan kewenangan pemerintah, pemerintah daerah,&#13;
serta peran masyarakat dan dunia usaha sehingga pengeIoIaan sampah dapat berjaIan secara efektif&#13;
dan efisien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program&#13;
pengelolaan sampah dalam penanggulangan pencemaran lingkungan di Kabupaten Bone Provinsi&#13;
Sulawesi Selatan, faktor- faktor yang menghambat, serta upaya pendukung yang dilakukan untuk&#13;
mengatasi hambatan dalam implementasi program pengelolaan sampah dalam penanggulangan&#13;
pencemaran lingkungan di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Pendekatan yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif yang bersifat deskriptif dengan&#13;
pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik&#13;
purposive sampling dan, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan&#13;
penarikan kesimpulan serta untuk menguji keabsahan data penilitian ini menggunakan&#13;
trianggulasi. Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu implemetasi program pengelolaan sampah dalam&#13;
penanggulangan pencemaran lingkungan di Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik.&#13;
Kesimpulan: diperoleh kesimpulan bahwa implemetasi program pengelolaan sampah dalam&#13;
penanggulangan pencemaran lingkungan di Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik ditandai&#13;
dengan berbagai program yang dilakukan oleh pemerintah seperti proses pemilahan sampah,&#13;
pembuatan kompos dari sampah basah, serta pemanfaatan daur ulang untuk sampah kering dimana&#13;
telah disediakannya tempat daur ulang maupun Bank Sampah yang dapat membantu proses&#13;
pengelolaan sampah. Dengan terselenggaranya program pengelolaan sampah maka pencemaran&#13;
lingkungan dapat ditanggulangi dengan baik. Faktor penghambat dari pelaksanaan Program&#13;
Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bone ini adalah sebagai berikut: faktor penghambat internal&#13;
yaitu didapat adalah SDM yang tidak memadai serta masih banyaknya masyarakat di Kabupaten&#13;
Bone yang tidak mengikuti program yang diberikan oleh Pemerintah Daerah yaitu pemilahan&#13;
sampah dapur masing-masing dari mereka. Sedangkan untuk faktor eksternal yaitu terbatasnya&#13;
lahan, maupun teknologi yang mumpuni terutama di daerah terpencil.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
