<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194398</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221075930</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001482</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN LOGISTIK TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Mote, Beatriks Prasetyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mote, Beatriks Prasetyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12310</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dedy Suhendi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 811 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 811 2 MOT m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan Bencana Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar Belakang: Logistik adalah unsur yang paling penting dalam setiap&#13;
upaya bantuan kemanusiaan terutama tanggap darurat bencana banjir di&#13;
Kabupaten Nabire. Bantuan logistik bencana ini sangat diperlukan bagi&#13;
korban bencana, maka harus tepat waktu, sasaran, lokasi, jumlah, kualitas&#13;
dan juga sesuai dengan kebutuhan korban bencana banjir pada saat&#13;
tanggap darurat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui&#13;
bagaimana manajemen logistik tanggap darurat bencana banjir di&#13;
Kabupaten Nabire yang akan dilakukan oleh BPBD dan juga menganalisa&#13;
apakah bantuan kemanusiaan tersebut sudah sesuai, cepat, tepat dan&#13;
prosedural serta dapat dipertanggungjawabkan. Metode: Penelitian ini&#13;
menanggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori&#13;
Manajemen Logistik menurut H.Subagya (1994). Data yang diperoleh&#13;
adalah melalui wawancara dan obervasi dimana selanjutnya dianalisis&#13;
menggunakan pola pikir deduktif. Wawancara yang dilakukan dengan&#13;
pegawai maupun personil BPBD. Data yang diperoleh kemudian disajikan,&#13;
dianalisis, direduksi kemudian ditarik kesimpulan. Hasil: Kegiatan logistik&#13;
kemanusiaan tanggap darurat ini dapat berjalan dengan baik serta sesuai&#13;
dengan tupoksi hal lain juga dapat dilihat dari terjalinnya koordinasi antar&#13;
aktor seperti Pemerintah Kabupaten Nabire sendiri, Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Basarnas, TNI/POLRI,&#13;
SATPOL, Bulog, maupun komunitaskomunitas. Koordinasi yang berjalan&#13;
dengan baik sehingga, dalam pelaksanaannya juga berjalan dengan baik&#13;
serta juga masyarakat di Kabupaten Nabire mempunyai jiwa sosial yang&#13;
tinggi. Kesimpulan: Penelitian mendapatkan kesimpulan yaitu manajemen&#13;
logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire Provinsi Papua&#13;
Tengah berjalan dengan cukup baik dan pelaksanaannya juga berdasrkan&#13;
tupoksi serta aturan yang ada.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
