<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194418</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260221105518</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001502</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI BANJIR DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN /</subfield>
      <subfield code="c">Gultom, Manuel Walker Parsaoran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Gultom, Manuel Walker Parsaoran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12500</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 233 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 233 1 GUL k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan Bencana Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masyarakat Kabupaten Serang&#13;
masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih&#13;
kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya&#13;
bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan&#13;
koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah&#13;
banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis&#13;
Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten,&#13;
mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi&#13;
Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan&#13;
menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam&#13;
Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam&#13;
penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik&#13;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan&#13;
bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti&#13;
alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran&#13;
bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam&#13;
penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut.&#13;
Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih&#13;
belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor&#13;
pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk&#13;
mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya&#13;
banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi&#13;
banjir dalam berjalan dengan efektif.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
