<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194451</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260222123812</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001535</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU INDONESIA SEHAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSIPAPUA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">AYU RIBKA SAWORO</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">AYU RIBKA SAWORO</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16370</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.120 959 881 91</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.120 959 881 91  AYU i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Kesehatan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui implementasi program Kartu Indonesia Sehat di Rumah Sakit Umum Daerah&#13;
Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan metode&#13;
deskriptif dengan pendekatan induktif.Tujuan: Hasil penelitian menunjukkan beberapa&#13;
hal. Pertama, dengan menggunakan teori Van Metter Van Horn ditemukan fakta tidak&#13;
adanya kepentingan lain dari para pelaksana program Kartu Indonesia Sehat (KIS).&#13;
Metode: Pegawai Rumah Sakit seperti dokter hanya melaksanakan tugasnya untuk&#13;
keberhasilan program ini. Kemudian Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program&#13;
tidak memperoleh manfaat apapun, mereka hanya sebagai implementor dari program ini.&#13;
Berikutnya, Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program menginginkan peserta KIS&#13;
merasa puas atas pelayanan yang mereka terima serta lebih memahami bagaimana pola hidup sehat agar tidak mudah sakit. Hasil/Tujuan: Faktor pendukung implementasi&#13;
program KIS adalah tersedianya sumber daya manusia atau tenaga medis yang cukup&#13;
baik. Sementara faktor penghambatnya antara lain; masih minimnya sarana dan prasana&#13;
di Rumah Sakit; masih minimnya pos anggaran sehingga program KIS belum&#13;
disosialisaikan dengan baik. Kesimpulan: Diperlukan perumusan program dan strategi&#13;
yang mencakup; pemanfaatan teknologi informasi dan iklan dalam memperkenalkan&#13;
program KIS; meningkatkan sarana dan prasarana; serta perlunya pola kerjasama yang&#13;
baik antara Pemerintah Daerah, Dinas kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah&#13;
Kabupaten Boven Digoel dalam memperkenalkan Program KIS.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
