<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194472</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260222021755</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001556</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROVINSI MALUKU UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Ridha Abubakar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Ridha Abubakar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17984</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Marzuki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 543 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 309 598 543 2  MUH s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengamanan dari Bencana Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bencana adalah segala sesuatu kejadian yang bersifat&#13;
mengacam atau dan menimbulkan kerugian baik fisik, material, dan korban jiwa yang&#13;
berdampak kepada mahluk hidup baik manusia, hewan, tumbuhan serta lingkungan di&#13;
sekitarnya, bencana terjadi karena 3 faktor yakni, bencana alam, bencana nonalam, dan bencana&#13;
social. Undang-undang no. 24 Tahun 2007, bencana alam adalah kejadian atau deretan kejadian&#13;
yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat karena faktor alam&#13;
dan/atau tidak alami serta faktor antropogenik, yang mengakibatkan hilangnya nyawa,&#13;
kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Maka penulis dengan ini&#13;
tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Strategi Badan Penanggulangan Bencana&#13;
Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Banjir di Kabupaten Halmahera Tengah&#13;
Provinsi Maluku Utara”&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Strategi Badan Penanggulangan&#13;
Bencana Daerah Kabupaten Halmahera Tengah penanganan bencana banjir serta hambatan&#13;
terhadap penanggulangan banjir dan cara mengatasi hambatan tersebut di lapangan dengan&#13;
memberikan pengetahuan mitigasi bencana banjir kapada masyarakat dan tim reaksi cepat.&#13;
Metode Penelitian adalah deskripsitf kualitatit dengan pendekatan induktif. Sumber data yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan&#13;
data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data yaitu&#13;
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan&#13;
Hasil penelitian menunujukan bahwa BPBD Kabupaten Halmahera Tengah sudah cukup baik&#13;
namun masih terkendala dengan dan pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana banjir&#13;
serta kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungannya belum namun strategi BPBD untuk&#13;
menambah personil yang kompetitif dan melaksanakan pelatihan mitigasi bencana serta&#13;
pemberian edukasi kepada masyarakat tentang lingkungan hidup diharapkan dapat menekan&#13;
angka potensi terjadinya bencana banjir di Kabupaten Halmahera Tengah. Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Halmahera Tengah diharapkan menambah ilmu&#13;
mitigasi bencana dan pengetahuan terkait Bencana Banjir dikarenakan Bencana Banjir yang&#13;
tergolong sebagai bencana yang setiap tahun terjadi namun karena kurangnya ilmu mitigasi&#13;
tersebut dan pemahaman terkait Bencana Banjir sehingga menyebabkan lambatnya&#13;
penanganan Bencana Banjir.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
