<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194511</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260223040339</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001595</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS APLIKASI LAPAK ADUAN DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUMAS :</subfield>
      <subfield code="b">Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Banyumas /</subfield>
      <subfield code="c">Itsnain Amirrosyad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Itsnain Amirrosyad</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13531</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hadi Prabowo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 826 21</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 826 21 ITS e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemasalahan : Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas memiliki&#13;
tugas dan fungsi sebagai penghubung dalam penggunaan teknologi informasi lingkup&#13;
pemerintah dengan masyarakat, dan juga menyelenggarakan layanan interaktif&#13;
pemerintah dan masyarakat menciptakan ruang komunikasi publik bernama Lapak&#13;
Aduan. Lapak Aduan menggunakan platform media sosial. Namun dalam&#13;
pelaksanaannya, banyak keluhan dari masyarakat masih kurang tersalurkan yang&#13;
dikarenakan lambatnya respon dari pelayanan aplikasi. Tujuan : untuk mengetahui&#13;
tingkat Efektivitas Aplikasi Lapak Aduan dalam Pelayanan Pengaduan di Kabupaten&#13;
Banyumas dan penyebab lambatnya respon tanggapan dari pelayanan aplikasi Lapak&#13;
Aduan. Metode : Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian yang&#13;
dilakukan oleh peneliti kali ini serta dengan metode deskriptif serta menggunakan&#13;
kerangka pikir induktif dengan tujuan agar peneliti dapat menyampaikan data secara&#13;
jelas mengenai penelitian terkait. Hasil : Hasil dari penelitian yang menggunakan teori&#13;
O’Brien tentang Sistem informasi dengan 5 (lima) dimensi yaitu Sumber Daya&#13;
Manusia, Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Sumber Daya Data, dan Jaringan&#13;
Komunikasi ini menyatakan bahwa Lapak Aduan dinilai sudah sukses, walaupun&#13;
terdapat satu masalah pada Jaringan Komunikasi. Sementara penyebab lambatnya&#13;
respon tanggapan dari pelayanan Aplikasi Lapak Aduan adalah kurang tanggapnya&#13;
Public Information Center (PIC) di tiap Perangkat Daerah di Kabupaten Banyumas dan&#13;
adanya kendala dari jaringan telekomunikasi yang ada di daerah Kabupaten Banyumas.&#13;
Hal yang perlu dilakukan oleh Dinkominfo adalah meningkatkan pemahaman kepada&#13;
PIC dalam pengelolaan aduan dan meningkatan pembangunan infrastruktur pada&#13;
jaringan komunikasi di daerah-daerah yang masih terdapat Blank Spot.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
