<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194574</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">06380/IPDN/2023</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260302100526</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI MITIGASI BENCANA BANJIR MELALUI PEMANFAATAN KOLAM RETENSI DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Jeany Rahma Alay Saputri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jeany Rahma Alay Saputri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12548</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institute Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363 598 161 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363 598 161 62  JEA i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Mitigasi bencana banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Banjir merupakan salah satu bencana yang kerap&#13;
terjadi di kota Palembang. Banjir di kota palembang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi&#13;
dan daerah resapan yang tidak memadai dikarenakan pembangunan yang berada diatas area&#13;
aliran air menyebabkan banyaknya genangan yang muncul hingga terjadilah bencana banjir.&#13;
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi mitigasi bencana&#13;
banjir melalui pemanfaatan kolam retensi di kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan oleh&#13;
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah&#13;
pengimplementasian kebijakan mengenai pelaksanaan mitigasi struktural bencana banjir di&#13;
kota palembang melalui pemanfaatan kolam retensi yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan&#13;
Umum dan Penataan Ruang kota Palembang, upaya yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan&#13;
Umum dan Penataan Ruang dalam pengimplementasian kebijakan mitigasi bencana banjir&#13;
melalui pemanfaatan kolam retensi dan hambatan dalam pengimplementasian mitigasi bencana&#13;
banjir melalui pemanfaatan kolam retensi. Hasil/Temuan: implementasi mitigasi bencana&#13;
banjir dilakukan melalui pembangunan kolam retensi, perawatan berkala kolam retensi dan&#13;
juga sosialisasi kepada masyarakat mengenai fungsi utama dan pentingnya keberadaan kolam&#13;
retensi di kota palembang. pembangunan dan perawatan kolam retensi di kota palembang&#13;
dilakukan secara berkala oleh dinas pekerjaan umum dan penataan ruang serta beberapa dinas&#13;
lain yang terkait. sosialiasi kepada masyarakat dimaksudkan untuk mendapat dukungan penuh&#13;
dari masyarakat dalam pembangunan kolam retensi dan partisipasi masyarakat dalam&#13;
memelihara kolam retensi. perawatan kolam retensi dilakukan dengan pembersihan kolam&#13;
secara berkala, pengerukan sedimentasi kolam, pembersihan pompa dan pintu air secara&#13;
berkala. Kesimpulan: Implementasi mitigasi bencana banjir melalui pemanfaatan kolam&#13;
retensi yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang&#13;
Bidang Sumber Daya Air, Irigasi dan Limbah terbukti berjalan secara baik namun harus&#13;
ditingkatkan kualitas kolam retensi yang telah ada dan juga terus dimaksimalkan jumlah kolam&#13;
retensi yang dibutuhkan hingga mencapai jumlah yang direkomendasikan oleh berbagai&#13;
penelitian yang telah dilaksanakan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
