<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194609</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260302112537</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000056</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017-2022 /</subfield>
      <subfield code="c">Woro Liandra Dewi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Woro Liandra Dewi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12186</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arina Romarina</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.525 982 74</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.525 982 74 WOR a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kinerja Keuangan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan prinsip desentralisasi dalam pemerintahannya, selain itu terdapat dampak Covid-19 yang menyebabkan kondisi kehidupan yang tidak normal, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman sebelum, saat, dan pasca Covid-19 atau dari tahun 2017-2022. Kinerja keuangan adalah ukuran kinerja dengan menggunakan indikator keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tahun 2017-2022, apa saja faktor penghambat dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam mengatasi kendala kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis kinerja keuangan oleh Pattarai. yang diawali dengan metode pendekatan kuantitatif untuk memperoleh analisis bilangan yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat tiga periode kinerja keuangan, 2017-2019 dimana trennya positif, pada tahun 2020-2021 terdapat Covid-19 atau tren negatif, dan pada tahun 2022 terdapat tren positif kinerja keuangan. Ada hambatan terhadap kinerja keuangan dalam bentuk Covid-19, dan faktor lainnya. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2017-2022 umumnya positif dan terdapat kendala membuat beberapa kondisi lain dari kinerja keuangan dalam tren negatif pada tahun 2019 dan 2020 serta upaya dalam meningkatkan kinerja keuangan yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terkait optimalisasi PAD, pembangunan mall pelayanan publik berbasis digital, dan mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Sleman.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
