<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194642</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260302015923</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000089</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS BELANJA MODAL PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG /</subfield>
      <subfield code="c">Annisa Maharani Putri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Annisa Maharani Putri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12591</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anindita Primastuti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 8821</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.259 8821 ANN e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Belanja Modal Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebutuhan fundamental saat memenuhi kebutuhan dalam suatu program tiap instansi atau unit kegiatan ialah tersedianya anggaran yang selanjutnya dialokasikan kepada masing masing program yang telah direncanakan ataupun disediakan. Anggaran memegang peranan penting pada suatu organisasi. Keuangan daerah mempunyai beberapa komponen yaitu pendapatan, belanja serta pembiayaan daerah. Belanja Daerah ialah suatu bagian yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang mana belanja daerah itu disusun dalam membiayai kepentingan pemerintah daerah yang ditujukan dalam menyejahterakan masyarakat. Seperti yang kita ketahui, di dalam belanja daerah terdapat belanja modal yang dimana Belanja modal ini secara garis besar mempengaruhi keuangan lembaga dalam lingkungan sosial ekonomi OPD. Oleh karna itu, belanja modal ini sangat penting untuk kita perhatikan karna berpengaruh juga untuk kesejahteraan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan Efektivitas Belanja Modal pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung, untuk mengetahui dan memahami Faktor Penghambat dalam Efektivitas Belanja Modal Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung, serta upaya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung dalam meningkatkan Efektivitas Belanja Modal. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan studi pada opd yang mengelola keuangan pemerintah daerah. Data yang digunakan diambil dari Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah sebagai pengelola keuangan pemerintah daerah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang signifkan pada belanja modal dari tahun 2020 menuju 2021 dan mengapa terjadi kurang Efektif-nya belanja modal. Penelitian ini menggunakan Rasio Efektivitas Belanja Modal serta Teori Efektivitas dari Edy Sutrisno yang menjelaskan pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, serta perubahan nyata. Kesimpulan: Kinerja pelaksanaan belanja modal pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung pada tahun 2021 mengalamai penurunan Efektivitas karena adanya perubahan anggaran pada tahun 2021 yang menyebabkan refocusing dan realokasi anggaran untuk Covid-19. Upaya yang dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yaitu mengupayakan dengan pelayanan online.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
