<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194746</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260316120251</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000193</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000100</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Dwiyola Indah Ramadhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dwiyola Indah Ramadhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12275</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Luh Putu Vera Astri Pujayanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.379 598 813</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.379 598 813 DWI i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Kabupaten Kampar memiliki lahan gambut yang sangat luas yang berpotensi untuk dijadikan lahan pertanian dan perkebunan. Karenanya, untuk memanfaatkan nilai guna lahan tersebut, masyarakat ataupun perusahaan membuka lahan dengan cara membakarnya. Hal ini menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Kampar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi dan dokumen-dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh penulis dalam penelitian ini adalah penyampaian informasi atau sosialisasi terkait program penanggulangan kebakaran belum maksimal, sumber daya staff pelaksana sudah memadai, sarana dan prasarana masih terbatas, insentif bagi para staff pelaksana sudah terpenuhi, sistem pengangkatan birokrat di BPBD belum maksimal, serta hubungan dan kerjasama dengan instansi terkait lainnya sudah baik. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar sudah berjalan cukup baik namun masih belum maksimal, dikarenakan sosialisasi terkait upaya penanggulangan kebakaran tidak bersifat berkelanjutan yang mengakibatkan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat di daerah rawan bencana kebakaran. Selain itu, sarana prasarana yang terbatas juga menjadi kendala dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
