<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194763</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260316014535</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000210</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI INOVASI LAYANAN PINTAS (PELAYANAN INTEGRASI PTSPPATEN) DI KECAMATAN HANAU DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK PADA DPMPTSP KABUPATEN SERUYAN /</subfield>
      <subfield code="c">Tanjung, Satriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tanjung, Satriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15934</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 983 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 983 2 TAN i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Masih minimnya atau belum meratanya ketersediaan sarana prasaranan sebagai penunjang utama penyelenggaraan PATEN di tiap kecamatan baik itu sumber daya manusia, ruangan, mobiler, perangkat elektronik, serta jaringan internet yang kadang tidak stabil sedikit banyak mempengaruhi optimalnya penerapan inovasi PINTAS. Kendala ini juga menjadi penghambat inovasi bisa diterapkan secara menyeluruh atau global di semua daerah Kabupaten Seruyan. Tujuan : Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan informasi mengenai inovasi pelayanan publik dalam hal ini adalah inovasi pelayanan publik yang pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kemudian dapat memberikan penilaian dalam pelaksanaan inovasi layanan PINTAS di Kecamatan Hanau yang dicanangkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Seruyan. Metode : Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti akan mendeskripsikan keadaan yang real selama penelitian, melalui cara pengumpulan data kemudian mendeskripsikan kedalam analasis, dan pendekatan induktif untuk dapat menjawab rumusan masalah yang ada. Hasil/Temuan : Temuan yang didapatkan oleh peneliti yakni masih adanya beberapa faktor penghambat dalam implementasi inovasi layanan PINTAS di Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan serta Faktor pendukung implemetasi layanan PINTAS dan juga upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis menggunakan teori Imlementasi Menurut George C. Edward III Implementasi inovasi layanan PINTAS di PATEN Kecamatan Hanau belum berjalan dengan optimal di karenakan masih adanya beberapa kendala yang menjadi penghambat dalam proses berjalannya layanan PINTAS Kata Kunci : Implentasi, PINTAS, Perizinan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
