<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194828</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260317014234</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0326000275</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI PROGRAM DOMPAK 1 (PENDATAAN ORANG MENINGGAL PADA PENDUDUK) DALAM PELAYANAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TOBA PROVINSI SUMATERA UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Daffa Arya Cay Santoso</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Daffa Arya Cay Santoso</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14817</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nunung Munawaroh</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.387 598 125</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.387 598 125 DAF i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Catatan sipil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meningkatkan data kependudukan perlu didukung berbagai program pembangunan, maka ketertiban dan keterpaduan administrasi kependudukan perlu ditingkatkan. Berkembangnya teknologi sangat membantu dalam mendukung berbagai kegiatan pelayanan, termasuk pelayanan administrasi kependudukan. Demi merealisasikan data kependudukan yang terintegrasi dengan sistem pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil demi mempermudah pelaksanaan administrasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis program Inovasi DOMPAK 1 dalam Pelayanan Akta Kematian, faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi inovasi DOMPAK 1, serta upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba untuk mengatasi hambatan yang ada pada inovasi DOMPAK 1. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan dari apa yang diperoleh dari lapangan Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori Rogers yang menyatakan 5 dimensi pelayanan publik, yaitu: Keunggulan Relatif (Relative Adventage), Kesesuaian (Compatibility), Kompleksitas (Complexity), Kemungkinan (Triabilitas) Kemudahan (Observability). Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan Inovasi DOMPAK 1 terbukti telah meningkatkan penerbitan Akta kematian dan kualitas Database Kependudukan. Saran peneliti kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba, terus memperbaiki inovasi dengan evaluasi, memperbaiki serta merawat sarana dan prasarana secara bertahap, giat memberikan sosialisasi kepada Perangkat Desa dan Kelurahan. Kesimpulan: Inovasi DOMPAK 1 di Kabupaten Toba diukur berdasarkan teori inovasi menurut pendapat Rogers Karena dari 5 (lima) karakteristik yang ada yaitu keuntungan relatif (relative advantage), Kesesuaian (compability), kerumitan (complexity), kemungkinan dicoba (triability), dan kemudahan diamati (observability). Berdasarkan 5 dimensi tersebut inovasi ini memberikan progres dalam meningkatkan kualitas database dan memudahkan masyarakat dalam berpartisipasi dalam melaporkan kematian keluarganya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
