<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194881</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260406084634</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000026</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PROGRAM “NASI UDUK” DALAM PENERBITAN KARTU IDENTITAS ANAK OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Rasyad Annaufal</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rasyad Annaufal</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15954</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MGS, Ismail</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.395 981 44</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.395 981 44 RAS e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan catatan sipil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak sudah memiliki akta kelahiran, namun saat ini belum ada KTP untuk anak, sehingga Kartu Identitas Anak (KIA) dianggap penting. Adanya kebutuhan akan identitas anak yang cukup penting dan harus dipenuhi oleh pemerintah, mendorong pemerintah untuk membuat program KIA. Sejalan dengan hal tersebut, masyarakat menyambut baik program KIA dan mengharapkan agar KIA dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi tujuannya sebagai bukti identitas anak, seperti halnya KTP.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan guna mengetahui dan menganalisis Bagaimana proses program Nasi Uduk dalam penerbitan kartu identitas anak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Efektivitas Menurut Gibson dan steers dalam Sumaryadi (2005:107). Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program "Nasi Uduk" efektif dalam meningkatkan kesadaran orang tua untuk mendaftarkan anak mereka ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mendapatkan KIA. Program ini juga membantu mempercepat proses penerbitan KIA dan meningkatkan kualitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Oleh karena itu, program "Nasi Uduk" dapat dijadikan sebagai model yang efektif dalam mempromosikan penerbitan KIA untuk anak-anak. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa program Nasi Uduk Inhil efektif dalam meningkatkan proses penerbitan KIA di Disdukcapil Inhil. Dalam proses penerbitan KIA, program Nasi Uduk Inhil telah memberikan beberapa manfaat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
