<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194904</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260406093733</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000049</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENATAAN ARSIP DINAMIS AKTIF DALAM MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN SAMBAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Restu Hardiyansah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Restu Hardiyansah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14184</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yayat Sudrajat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">025.171 459 831</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">025.171 459 831 RES e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Arsip dinamis</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Organisasi ialah sesuatu wadah aktivitas dari beberapa orang buat melakukan kegiatan manajemennya dalam mencapaian tujuan akan dicapai. Dalam Melakukan kegiatan tersebut, dibutuhkan bermacam data selaku salah satu bawah dalam membuat keputusan. Suatu organisasi dalam mencapai tujuannya harus dapat memperhatikan penataan yang menyangkut segala macam dari kegiatan organisasinya. Setiap pelaksanaan kegiatan dalam organisasi tentunya menyangkut pada administrasi organisasi tersebut, perihal ini tidak lepas dari creation( keahlian) tiap organisasi yang senantiasa membutuhkan catatan ataupun rekaman data dari tiap aktivitas yang dilakukan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas merupakan lembaga yang terkait dalam penyelenggaraan kearsipan. Dalam Pelaksanaanya tentunya terdapat hambatan seperti klasifikasi kearsipan, kemampuan pelaksana kearsipan, sarana dan prasarana serta rendahnya kesadaran terhadap pelaksanaan kearsipan. Tujuan: Tujuan Dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penataan arsip dinamis aktif dalam mewujudkan tertib administrasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas. Metode:Penelitian ini menanggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dimana selanjutnya dianalisis menggunakan pola pikir deduktif. Data tersebut di dirujuk berdasarkan hasil wawancara bersama pegawai di Ditjen Otda dan pemerintah daerah serta melalui observasi di lapangan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu strategi Ditjen Otda dalam pengembangan Kovi Otda metaverse telah direncanakan dan dijalankan yang diukur dengan 3 (tiga) dimensi yaitu .pencapaian tujuan,integrasi, adaptasi. Dalam penelitian ini peneliti mengidentifikasi efektivitas penataan arsip terdapat beberapa sub dimensi seperti waktu pencapaian, sasaran, dasar hukum, prosedur, prosedur sosial peningkatan kemampuan, saran dan prasarana dalam pelaksanaan. Kesimpulan: Berdasarkan,pengamatan peneliti hasilnya belum sepenuhnya optimal dikarenakan adanya kekurangan serta hambatan yang dihadapi seperti sarana-prasarana yang masih kurang, sumber daya manusia yang belum terkualifikasi, serta sebagian OPD lain belum menganggarkan karena belum menjadi suatu hal yang prioritas terkait penataan keasipan. Adapun saran dari peneliti yaitu komitmen bersamadalampengembangan ini, dukungan anggaran untuk sarana dan -prasarana,dan kemampuan pelaksana kearsipan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
