<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194943</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260406012639</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000088</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PENANGANAN PENYEBARAN INFORMASI HOAKS DI MEDIA SOSIAL OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">ELSAN OKTOVIAN LANIE</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">ELSAN OKTOVIAN LANIE</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">18 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14999</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.259 844 41</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.259 844 41 ELS s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Komunikasi Massa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang: Penyebaran informasi hoaks di media sosial banyak ditemukan di Kabupaten Poso yang disebabkan karena sifat media sosial yang bisa diakses siapa saja sehingga beberapa orang membuat akun anonim kemudian menyebarkan informasi hoaks ke masyarakat. kurangnya kesadaran masyarakat juga merupakan salah satu penyebab terjadinya berita hoaks. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menurut James Brian Quinn (1998:5), menjelaskan bahwa strategi merupakan Suatu bentuk perencanaan yang Mengintegrasikan tujuan, kebijakan dan program dalam hubungan yang singkron. Strategi yang kemudia di formulasikan dengan terencana bertujuan agar dapat membantu penyusunan dalam pengalokasian seluru sumber daya yang terdapat pada suatu perusahaan menjadi bentuk utuh serta mampu bertahan. Tujuan: Analisis dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi penyebaran informasi hoaks serta strategi yang dilakukan oleh dinas kominfo Kabupaten Poso dalam menangani penyebaran hoaks di media sosial. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian tentang strategi penanganan hoaks di Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinas kominfo sudah baik dalam menanganni hoaks dilihat dari Tujuan,Kebijakan dan program yang di buat kominfo dalam memberantas hoaks. Kesimpulan: Kemudian faktor penyebab terjadinnya penyebaran informasi hoaks adalah faktor teknologi dan faktor politik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
