<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194964</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260406025705</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000109</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000108</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYI MELALUI PROGRAM KESEHATAN KELUARGA (KESGA) PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Marck Buce Tanebet</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Marck Buce Tanebet</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">20 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15892</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.645 986 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.645 986 3 MAR i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) merupakan salah satu permasalahan krusial yang menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia, karena kesehatan merupakan salah satu standar penting dalam kesejahteraan dan merupakan segi yang mudah dinilai untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Tingkat kematian ibu dan bayi Indonesia tergolong tinggi dengan berbagai macam penyebab di tingkat Asia Tenggara. Salah satu provinsi yang menyumbang AKI dan AKB yang tinggi di Indonesia adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang masuk dalam 5 provinsi penyumbang terbesar meskipun jumlah kelahiran hidup yang dimiliki tidak sebanyak provinsi yang lainnya. Untuk menyelesaikan permasalahan ini pemerintah membentuk program kebijakan Kesehatan Keluarga (Kesga) untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) pada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan: enelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan tersebut dilaksanakan dan bagaimana upaya dalam menghadapi hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan implementasinya melalui Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori implementsi kebijakan Mazmanian dan Sabatier. Data yang diperoleh berasal dari dokumen, wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisa melalui 3 tahap reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion). Hasil: melalui penelitian ini peneliti menemukan bahwa kebijakan sudah berjalan dengan optimal namun masih ada hambatan yang bersumber dari segi sosial ekonomi, dan budaya serta anggaran. Kesimpulan: peneliti dalam penelitian akan memberikan beberapa saran yang dapat membantu para aparat pelaksna implementasi kebijakan dalam menghadapi hambatan yang ada.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Selvia Junita Praja</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
