<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194980</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">06698/IPDN/2023</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260407113328</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000125</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BERBASIS EDUKASI DALAM PENANGANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Aqil Bagastomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Aqil Bagastomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14744</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sutiyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 832 41</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 832 41 MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu cara pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan pemberian edukasi mengenai upaya pencegahan, pemadaman, dan penanganan pasca kebakaran. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan, serta untuk mengetahui upaya yang tepat mengedukasi masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Ketapang. Metode: Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian terkait edukasi merujuk kepada teori yang dikemukakan Fitriani dan fokus pemberdayaan merujuk kepada teori yang dikemukakan Suharto. Hasil/Temuan: Faktor pendukung dari kegiatan tersebut yaitu kerjasama yang dilakukan antara BPBD kabupaten Ketapang dan Perusahaan sekitar daerah rawan karhutla dan antusiasme masyarakat. Sedangkan faktor penghambat yaitu ekonomi masyarakat yang masih lemah sehingga menjadi dalih masyarakat membuka lahan dengan cara membakar yang membuat pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi menjadi kurang efektif. Kesimpulan: Kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Ketapang sudah terlaksana namun diharapkan pemerintah kabupaten ketapang dalam hal ini BPBD dapat lebih aktif melakukan sosialisasi dan diharapkan pemerintah kabupaten ketapang lebih menekankan regulasi yang ada bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan yang tidak sesuai dengan peraturan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
