<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194991</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260407120254</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000136</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KEBUTUHAN PEGAWAI BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA PADA DINAS PERINDUSTRIAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">M. Mirzadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. Mirzadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14425</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yeti Fatimah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 981 6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 981 6 M.  k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen pegawai</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan reformasi birokrasi harus didukung oleh aparatur sipil negara yang profesional. Untuk mendapatkan aparatur yang profesional, diperlukan aparatur dengan pendidikan dan kemampuan yang sebanding dengan jabatan yang diembannya. Hal ini dapat dimulai dengan merencanakan kebutuhan pegawai yang dapat melengkapi kebutuhan organisasi. Dikatakan bahwa perencanaan kebutuhan pegawai Dinas Perindustrian Kota Palembang belum optimal secara kualitas dan kuantitas. Tujuan: Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hasil, kendala dan hambatan analisis beban kerja dalam perencanaan kebutuhan pegawai, serta upayanya untuk meningkatkan perencanaan kebutuhan pegawai. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yaitu melalui penggunaan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. teori yang digunakan dalam penilaian analisis beban kerja adalah teori Sedarmayanti dengan dimensi volume pekerjaan dan norma waktu. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan pegawai pada Dinas Perindustrian Kota Palembang belum optimal. Dari hasil wawancara terlihat bahwa Dinas Perindustrian Kota Palembang masih kekurangan sumber daya manusia yang mumpuni untuk penyusunan kebutuhan pegawai berdasarkan analisis beban kerja. Faktornya adalah pegawai yang ada dituntut untuk bisa melakukan pekerjaan tambahan akibat dari kekurangan pegawai. Upaya untuk meningkatkan hal tersebut adalah dengan mengikutsertakan para pegawai tersebut dalam pendidikan dan pelatihan terkait dengan analisis kebutuhan pegawai agar memperoleh hasil yang maksimal di masa mendatang. Kesimpulan: Dinas Perindustrian Kota Palembang dalam menjalankan mekanisme jabatan terkait perencanaan kebutuhan pegawai melalui analisis beban kerja sudah berjalan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
