<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195069</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260409072339</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000214</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PEMBUATAN PEMPEK UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Risky Dwianda Syaputri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Risky Dwianda Syaputri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">18 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14149</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 161 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 161 62 RIS s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">UMKM</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, namum saat terjadinya pandemi Covid-19 ini menyebabkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sulit untuk mengembangkan usahanya dan justru mengalami penurunan jumlah tenaga kerja. Salah satu penyebab dari penurunan jumlah tenaga dikarenakan adanya penurunan permintaan yang tajam terhadap makanan pempek di Kota Palembang, sehingga pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pempek mengurangi jumlah tenaga kerja mereka. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pembuatan Pempek untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor penghambat Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pembuatan Pempek untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Sub Bagian Keuangan Koperasi dan UMKM, Kepala Sub Bagian Perencaan Koperasi dan UMKM, dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Palembang. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dilapangan dapat disimpulkan bahwa data yang penulis lakukan memperoleh informasi bahwa strategi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah pembuatan pempek untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di kota Palembang sudah berjalan dengan baik namun dalam prosesnya masih ditemui kendala dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana, serta rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam menguasai teknologi yang ada.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
