<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195080</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260409081327</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000225</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGARUH TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI ( TPP ) TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI BENGKULU /</subfield>
      <subfield code="c">Alya Ramadanni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Alya Ramadanni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14280</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Halilul Khairi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.198 923 959 222</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.198 923 959 222 ALY p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pegawai</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pegawai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu masih belum maksimal dalam bekerja seperti adanya pegawai yang terlambat, pulang cepat bahkan tidak hadir bekerja. Selain itu, adanya beberapa pegawai yang mengalami penurunan kinerja diakibatkan adanya pegawai yang mengalami mutase, rotasi dan demosi/nonjob. Hal ini menyebabkan adanya potongan dalam pemberian tambahan peghasilan pegawai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tambahan penghasilan pegawai terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh tambahan penghasilan pegawai terhadap kinerja pegawai negeri sipil Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu, meskipun masih terdapat adanya beberapa pegawai yang belum disiplin dalam bekerja. Kesimpulan: Tambahan penghasilan pegawai sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai dikarenakan dari hasil uji yang dilakukan terdapat perbedaan antara sasaran kinerja pegawai 2018 yang dimana belum adanya pemberian tambahan penghasilan pegawai dan sasaran kinerja pegawai 2021 yang dimana sesudah adanya tambahan penghasilan pegawai mengalami peningkatan yang signifikan. Upaya yang dapat dilakukan yaitu mensosialisasikan pentingnya meningkatkan kinerja pegawai sehingga tambahan penghasilan yang didapatkan akan maksimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
