<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195147</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260410093128</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000292</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PUSAT PELAYANAN TERPADUPEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2) KABUPATEN NGADA DALAM PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Theresia Lidwina Mbasa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Theresia Lidwina Mbasa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16186</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Lalu Ahmad Murdhani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.835 986 8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.835 986 8 THE e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kekerasan terhadap wanita dan perempuan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan /Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada Kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur, di mana sudah terdapat pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) yang merupakan salah satu dinas dalam upaya penanganan kekerasan terhadap erempuan dan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ngada dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta meneliti kendala dan upaya yang dihadapi. Metode : dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis data secara induktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menentukan sumber data yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil/temuan: Efektivitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan anak Kabupaten Ngada dalam Penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara belum optimal, hal ini ditunjukkan dari rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan sarana prasarana pendukung untuk penjangkauan korban (mobil keliling dan motor keliling). Kesimpulan: Efektivitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan anak Kabupaten Ngada dalam Penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur dianalisis berdasarkan dimensi efektivitas, mendapatkan kesimpulan bahwa; Adaptasi dalam peningkatan kemampuan dan sarana prasarana belum efektif.Guna meningkatkan efektifitas pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak kabupaten ngada Sebaiknya pemerintah setempat memberikan bantuan dalam menunjang sarana dan prasarana seperti mobil keliling dan motor keliling untuk memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat pedalaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
