<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195153</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260411122037</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000298</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN EKOWISATA KAMPUNG PRAIJING OLEH BADAN USAHA MILIK DESA IYYA TEKKI DI DESA TEBARA KECAMATAN KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Angelina Kamila Lalo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Angelina Kamila Lalo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14061</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Achmad Nur Sutikno</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 868 11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 868 11 ANG p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan atau Latar Belakang (GAP) : Pemberdayaan Ekowisata Kampung Praijing oleh Badan Usaha Milik Desa Iyya Tekki di Desa Tebara mengalami kemunduran dimulai dari dampak pandemic covid19 sehingga pembangunan terhambat, kelembagaan BUMDes Iyya Tekki yang belum jelas hingga pemanfaatan sumber daya Ekowisata Kampung Praijing yang belum maksimal serta promosi destinasi wisata yang masih konservatif dan belum menggunakan teknologi informasi. Tujuan : maksud dan tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana pemberdayaan Ekowisata Kampung Adat Praijing oleh BUMDes Iyya Tekki dan turut menganalisis faktor yang mendukung dan mengahambat secara empiris dilapangan. Metode : penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengambilan data berdasarkan wawancara, dokumentasi dan observasi serta ditinjau dari beberapa literatur dan informan pemerintah desa, Lembaga yang bertanggung jawab, masyarakat dan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan teori strategi pemberdayaan menurut Ismawan dalam Prijino dan Pranaka (1996) yang terdiri dari 5 dimensi yaitu pengembangan sumber daya manusia, pengembangan kelompok, pemupukan modal masyarakat (swasta), pengembangan Usaha Produktif dan penyediaan informasi tepat-guna. Hasil atau temuan : Penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pemberdayaan Ekowisata Kampung Praijing oleh BUMDes Iyya Tekki telah berjalan namun belum efektif dimulai dari kemampuan SDM, manajemen administrasi dan keuangan yang kurang dikelola dengan baik serta kurangnya kerja sama antar sektor dalam pengelolaan Ekowisata kampung praiijing (BUMDes Iyya Tekki) kecamatan Kota Waikabubak kabupaten Sumba Barat. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemberdayaan Ekowisata Kampung Praijing oleh Badan Usaha Milik Desa Iyya Tekki belum dilaksanakan dengan optimal dengan kendala internal dan eksternal yang ada.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
