<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195161</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260413081609</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000306</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUANDI KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR :</subfield>
      <subfield code="b">Studi Kasus Desa Manggis, Desa Satak, dan Desa Sidomulyo /</subfield>
      <subfield code="c">LILA PANESTI PUTRI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">LILA PANESTI PUTRI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14940</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rizari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.598 282 5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.598 282 5 LIL k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan dan Layanan Umum</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berjudul “KepemimpinanKepala Desa Perempuan di Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Provinsi JawaTimur (Studi Kasus Desa Manggis, Desa Satak, dan Desa Sidomulyo)”. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan dalam PemerintahanDesayang dipimpin oleh seorang Kepala Desa Perempuan. Figur KepalaDesaPerempuan dalam realisasinya mampu dan berhasil dalam menjalankantugasdan tanggungjawabnya sebagai seorang pemimpin. Hal ini menunjukkanbahwabudaya patriarkhi dan kesenjangan kedudukan antara laki-laki dan perempuandapat dihilangkan. Hilangnya kesenjangan antara laki-laki dan perempuandalam hal pengambilan akses, peran, dan kontrol akan dapat meningkatkanpartisipasi keduanya dalam menjalanakan tugas dan tanggungjawab di ranahpublik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan Kepala Desa Perempuan dalam pelaksanaan PemerintahanDesa di Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur denganmengambil lokasi penelitian di 3 (tiga) desa yang dipimpin oleh seorangKepalaDesa Perempuan yaitu Desa Manggis, Desa Satak, dan Desa Sidomulyodengan menggunakan teori kepemimpinan humanistik yang dipelopori olehEltonMayo yang terdiri dari 4 (empat) dimensi yaitu Komunikasi, memberikanMotivasi, Pemimpin yang bertanggung jawab, dan memberikan Simpati. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dandokumentasi. Hasil temuan Penelitian: Hasil temuan menujukkan bahwakepemimpinan Kepala Desa Perempuan dalam menjalankan PemerintahanDesa dengan pengamatan melalui 4 (empat) dimensi kepemimpinan humanistikmenunjukkan hasil yang baik. Meskipun ada beberapa dimensi untuk beberapadesa yang masih menunjukkan hasil kurang baik seperti pemberian motivasi dan pemberian simpati di Desa Satak dan Desa sidomulyo masih kurangdirasakan oleh masyarakat di Desa tersebut. Hal ini disebabkan karenabeberapa faktor seperti kepribadian dari seorang Kepala Desa itu sendiri, fasilitas, lingkungan, dan lain-lain. Kesimpulan: adapun Kesimpulan dansaranyang diberikan oleh peneliti adalah sebagai seorang pemimpin yaitu KepalaDesa harus memiliki kesadaran bahwa tugasnya untuk melayani masyarakat dan menanggapi kebutuhan masyarakat. Selain itu dukungan dan perandari pemerintah puat juga sangat penting untuk meningkatkan motivasi kinerjaKepala Desa, Perangkat Desa, dan Masyarakat. Untuk itu perlu adanyapendekatan-pendekatan seperti diadakannya pemantauan secara langsungdengan menyinkronkan dengan data laporan yang tertulis.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
