<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195181</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260413085652</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000326</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KINERJA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN BANTUL DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN /</subfield>
      <subfield code="c">AHMAD HAZBULLAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">AHMAD HAZBULLAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15547</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Handayani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 598 272</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 598 272 AHM k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengangguran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Angka pengangguran di Kabupaten Bantul Tahun 2016- 2021 menunjukkan fluktuatif, relatif tinggi serta capaian kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul Tahun 2020 dan 2021 yang rendah. Hal tersebut disebabkan oleh standar kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar tenaga kerja/ dunia kerja tidak sesuai dan belum optimalnya informasi pasar kerja serta pengembangan pekerja mandiri.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui kinerja, faktor penghambat, faktor pendukung, serta upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul dalam mengurangi angka pengangguran. Metode: Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif serta menggunakan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data . penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Kinerja Disnakertrans Bantul 2022 dalam mengurangi angka penganguranyang paling menonjol yaitu padat karya dengan serapan tenaga kerja 10.140 masyarakat penganggur, walaupun pekerjaan hanya bersifat sementara yaitu sampai dengan 21 hari kalender. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian oleh peneliti bahwa pada tahun 2022 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul menunjukkan kinerja dengan kriteria sangat tinggi yaitu tercapainya IKU sebesar 189%. Program/kegiatan Disnakertrans Bantul 2022 yang menjadi unggulan yaitu padat karya infrasrtruktur, karena menyerap tenaga kerja terbesar yaitu 10.140 masyarakat. Terbangunnya infrastruktur sangat bermanfaatuntuk melancarkan kegiatan perekonomian masyarakat. Faktor pendukung kinerja dinas yaitu dukungan angaran untuk program/kegiatan yang mencapai 50 milyar. Faktor penghambat kinerja dinas yaitu sarana prasarana pelatihan yang terbatas, belum adanya database penganggur by address, serta kurangnya sinergi dengan pihak swasta dalam hal melatih dan menempatkan link and match. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu melakukan penyerahan aset Balai Latihan Kerja Bantul kepada pemerintah pusat kemudian bertransformasi menjadi unit pelayanan teknis pusat, mengusulkan kepada TAPD Kabupaten Bantul untuk dianggarkan terkait database pengangguran, serta membentuk Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) dengan anggota Kadin Bantul (Kamar Dagang Indonesia) juga Ketua Forum HRD Bantul.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
