<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195192</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260413092019</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000337</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA TARAKAN /</subfield>
      <subfield code="c">Slamet Dwi Purwantomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Slamet Dwi Purwantomo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15565</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Selamat Jalaludin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349.559 839 11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349.559 839 11 SLA s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Longsor</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Kota Tarakan merupakan kota kepulauan yang rentan terhadap bencana seperti bencana tanah longsor. Beberapa tahun belakang ini bencana tanah longsor meningkat. Bencana tanah longsor disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, lereng yang curam, kurangnya daya serap air tanah, dan kondisi tanah. Dampak dari bencana tanah longsor yaitu, dapat merusak lingkungan, kerugian harta dan benda, menimbulkan korban jiwa. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk menganalisis, mengetahui dan merumuskan strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan dalam pelaksanaan mitigasi bencana tanah longsor Metode: Peneliti melakukan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasikan fenomena yang berkaitan dengan masalah dan unit yang diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu terdapat faktor-faktor pendukung yang menunjang keberhasilan strategi BPBD Kota Tarakan dalam mitigasi bencana tanah longsor, yaitu : dasar hukum yang kuat, SDM yang berpengalaman dan berkompeten, koordinasi dan kerjasama yang baik Kesimpulan: Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor terlaksana dengan baik. Hal ini dikarenakan BPBD Kota Tarakan mampu mengurangi kelemahan dan mengatasi ancaman dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, serta terdapat beberapa faktor pendukung yang menunjang keberhasilan strategi mitigasi bencana tanah longsor.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
