<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195224</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260413101302</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000369</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENANGGULANGI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Sinaga, Maychel Yoas Pandapotan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sinaga, Maychel Yoas Pandapotan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14770</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">634.965 983 241</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">634.965 983 241 SIN s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebakaran hutan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Ketapang terjadi setiap tahun dengan tingkat kebakaran yang berbeda-beda, kebakaran hutan dan lahan menimbulkan dampak kerugian bagi masyarakat maupun pemerintah daerah Kabupaten Ketapang. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Ketapang ini disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari kebiasaan masyarakat, fenomena alam, dan kekeringan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Badan Penanggulangan Bencana dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode: Peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penelitian dilakukan dengan menggunakan teori Rangkuti yang menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang menggunakan teknik analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats). Berdasarkan hasil analisis SWOT yang digunakan peneliti untuk merumuskan strategi bagi Kabupaten Ketapang yaitu membantu masyarakat membuat irigasi di sekitar lahan,memperbaharui teknologi, memperluas ikatan kerjasama antar instansi, menambah jumlah SDM, dan memberikan masukan kepada pemerintah. Kesimpulan: Serangkaian kegiatan telah disusun dan dilaksanakan dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang. Kegiatan yang dilakukan Kabupaten Ketapang sudah baik karena mampu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan. Beberapa strategi perlu dilakukan oleh Kabupaten Ketapang untuk perlu meningkatkan keberhasilan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
