<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195287</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260413062358</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000432</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PEMBANGUAN BERKELANJUTAN DI DESA WISATA SAMIRAN KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Abdullah Fatah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdullah Fatah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14220</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Haikal Ali</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 826 83</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 826 83 ABD p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyaraka</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Kabupaten Boyolali merupakan kabupaten yang kaya akan potensi kepariwisataan. Pariwisata merupakan sektor penggerak yang merupakan jawaban atas ketidakmampuan masyarakat untuk memberdayakan dirinya dan sekitarnya dimana kebutuhan hidup serta masalah semakin  kompleks.Dalam pembangunan berkelanjutan juga di tekankan untuk tetap mempertahankan kelestarian alam, budaya serta adat-istiadat dalam membangun desa wisata.Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memberdayaakan dirinya serta lingkunganya adalah dengan mendirikan desa wisata.Desa Wisata Samiran adalah satu dari banyak desa wisata di Boyolali, Provinsi Jawa Tengah yang di kelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).Tujuan : mengkaji dan meneliti mengenai pemberdayaan masyarakat desa wisata dalam pembangunan berkelanjutan di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.Bagaimana pokdarwis dalam memberdayakan masyarakat, kendala kendala yang di hadapi,serta peran Pemerintah Kabupaten Boyolali khusunya Dinas Pemuda, Olahraga,dan Pariwisata mendukung kegiatan pemberdayaan melalui kepariwisataan oleh kelompok masyarakat. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan : melihat proses pemberdayaan masyarakat oleh Kelompok Sadar Wisata yang kemudian meneliti masalah atau kendala yang di hadapi apakah menghambat proses pemberdayaan atau tidak serta melihat peran Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam rangka mendukung pemberdayaan melalui desa wisata yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan. Kesimpulan : dari penelitian ini adalah peran pokdarwis dalam membantu masyarakat menjadi mandiri berjalan cukup baik masyarakat mampu memberikan inovasi-inovasi mengenai desa wisata namun ada beberapa terhalang akan kendala seperti bantuan keuangan, upaya promosi masih kurang serta prioritas usaha dari masyarakat sendiri yang harus terus di dukung agar menciptakan kemandirian.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
