<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195360</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260414095337</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000505</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN BEA CUKAI DALAM PEMBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Hurul Aini Syalfa Harbiyah Razak</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hurul Aini Syalfa Harbiyah Razak</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">18 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21767</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Lalu Satria Utama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.159 826 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.159 826 1 HUR s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Ketertiban dan keamanan publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Tegal menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal karena terdapat peningkatan jumlah peredaran rokok ilegal dari tahun 2022 hingga 2024, baik dari sisi jumlah batang maupun pelanggar sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Tegal. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati dan Rahmat (2011), dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai sumber, termasuk pejabat Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha, masyarakat, serta dokumen terkait. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data (Sugiyono:2018) yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data serta penarikan kesimpulan.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Tegal berjalan belum optimal karena terdapat kendala atau hambatan baik yang berasal dari internal organisasi maupun yang berasal dari eksternal organisasi. Kesimpulan: Sinergitas antara Satpol PP dan Bea Cukai Kabupaten Tegal masih belum optimal. Oleh karena itu, operasi pemberantasan rokok ilegal ke depan perlu diperhatikan secara lebih menyeluruh, dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang terkait.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
