<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195375</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260414101432</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000520</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN MORI ATAS KABUPATEN MOROWALI UTARA PROVINSI SULAWESI TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Gilbert Romario Eddoardo Arumpone</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Gilbert Romario Eddoardo Arumpone</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14653</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Heru Rochmansjah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 844 43</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 844 43 GIL i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Pemerintahan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar belakang (GAP) : Permasalahan yang terjadi pada jumlah permintaan pelayanan yang tidak sesuai dengan jumlah yang terlayani, sarana dan prasarana yang kurang memadai serta masyarakat sendiri yang belum mengetahui SOP PATEN. Tujuan :Fokus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) serta faktor penghambat dan upaya Kantor Kecamatan Mori Atas dalam pelaksanaan implementasinya. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif untuk membuat gambaran secara jelas dan sistematis serta akurat berdasarkan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Pelayanan Administrasi terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Mori Atas berdasarkan teori Edward III dengan indikator komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi berjalan belum optimal karena masih terdapat faktor penghambat yang berkaitan dengan komunikasi serta sumberdaya sarana dan prasarana. Kesimpulan : Pelaksanaan PATEN di Kecamatan Mori Atas belum maksimal sehingga penulis menyarankan agar Kantor Kecamatan Mori Atas peninjauan kembali dan peningkatan sarana dan prasarana pendukung serta melakukan sosialisasi berkelanjutan tentang program PATEN di Kecamatan Mori Atas.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
