<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195461</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260416060427</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000606</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENERTIBAAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN /</subfield>
      <subfield code="c">Wahyu Setiawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wahyu Setiawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14711</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdul Rahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 598 381 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 598 381 1 WAH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Gelandangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketertiban umum merupakan salah satu urusan wajib bagi pemerintah daerah yang harus diselenggarakan. Karena dengan terciptnya ketertiban umum akan 2 terpenuhinya rasa aman, damai, dan tentram dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu permasalahan ketertiban umum yang sedang terjadi di Kota Balikpapan yaitu banyaknya pengemis, anak jalanan dan gelandangan yang berkeliaran ditempat umum baik itu dilampu merah, tempat wisata bahkan hingga ketempat makan yang dimana sangat meresahkan warga mengingat juga bahwasannya Kota Balikpapan merupakan Kota peyangga Ibu Kota Negara terbaru. Tujuan : Tujuan dari karya ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan mendukung proses penertibaan pengemis, anak jalanan dan gelandangan serta upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “PENERTIBAN PENGEMIS ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA BALIKPAPAN” Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian field research melalui pendekatan yuridisteoritis. Selain itu, dengan teknik pengumupulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dengan menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil/ Temuan : Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu dilakukannnya penertiban pengemis dan anak jalanan dan gelandangan dengan Satuan Polisi Pamong Praja dengan menerapkan teori Indikator Penertiban Retno Widjajanti (2000):Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan Penertiban Langsung dan Penertiban Tidak Langsung namun dalam penelitian ini peneliti menemukan masih banyak tantangan yang menghambat proses penertiban ini yaitu kurangnya SDM dan untuk itu masi perlu ditingkatkan lagi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dari penelitian ini disimpulkan bahwa penertiban pengemis, anak jalanan dan gelandangan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan telah dilakukan dengan baik akan tetapi belum efektif. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi, seperti kurangnya sumber daya manusia dan kekuarangan tenaga kerja. Maka diperlukannya Sumber Daya Manusia yang berkualitas guna melancarkan tugas dan fungsinya agar dapat berjalan dengan maksimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
