<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195464</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260416061437</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000609</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR ORGANISASI GENG MOTOR OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA BANDUNG /</subfield>
      <subfield code="c">Winter Yohanes Hasiholan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Winter Yohanes Hasiholan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14208</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mayor, David Erwin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">303.659 824 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">303.659 824 32 WIN p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Konflik Sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, terdapat banyak organisasi kemasyarakatan di Kota Bandung. Dimana empat diantaranya merupakan organisasi kemasyarakatan dengan latar belakang geng motor. Organisasi tersebut memiliki sejarah permusuhan yang panjang sehingga kerap kali terlibat benturan satu sama lain yang menimbulkan ketakutan terhadap masyarakat Kota Bandung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung dalam menyelesaiakan konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik berdasarkan teori Manajemen Konflik Siti Asiah Tjabolo (2017). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (8 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik masih terdapat beberapa indikator manajemen konflik yang belum terlaksana seperti klasifikasi masalah dan analisis masalah. Dan juga ditemukan adanya hambatan pada proses penyelesaian masalah. Dimana pihak yang berkonflik menolak upaya penyelesaian konflik secara damai serta keterbatasan personil baik jumlah maupun pengalaman lapangan. Kesimpulan: Upaya penyelesaian konflik antar organisasi geng motor melalui proses manajemen konflik akan membuahkan hasil yang maksimal apabila setiap tahapannya dijalankan dengan baik. Dan disarankan untuk menyusun langkah antisipasi guna mencegah timbulnya konflik lain di waktu mendatang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
