<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195491</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417020045</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000636</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Bagus Aji Pangestu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bagus Aji Pangestu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15285</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eko Budi Lestari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.485 982 4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.485 982 4 BAG e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan pemerintah daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaporan keuangan dengan inovasi terbarukan melalui SIPD untuk menghasilkan laporan yang efektif dan transparan. Penerapan dari penggunaan SIPD belum terlalu efektif meninjau adanya beberapa kendala mulai dari penyesuaian penggunaan hingga otoritas dalam penggunaan keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah sebagai program dari Kementerian Dalam Negeri di BKAD Kota Bandung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, faktor penghambat beserta upaya yang dapat dilakukan untuk mewujdukan efektivitas 2 dalam pengelolaan keuangan di BKAD Kota Bandung. Metode: Dengan pendekatan induktif sebagai metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan peneliti sebagai instrument penelitian. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis. Hasil/Temuan: Adapun hambatan untuk meminta akses serta aplikasi yang belum stabil sehingga membutuhkan pembaharuan dan simplifikasi dalam penginputan data kelola keuangan. Dengan pembaharauan fasilitas dan kebijakan untuk memudahkan akses SIPD bagi pelaksana adalah saran untuk meingkatkan efektivitas dalam penggunaan SIPD. Kesimpulan: Dalam pelaksanaan SIPD di Kota Bandung yang baru dilaksanakan dua tahun sejak 2020 sebagai awal mula untuk melaksankana tata kelola pemerintahan termasuk keuangan dengan prinsip akuntabilitas. Komunikasi menjadi hal yang utama dengan menerapakna asas good governance untuk koordinasi dalam penggunaan SIPD. Hal ini baik dalam menuju pemerintahan yang berbasis digital serta menunjukkan kinerja dalam pengelolaan keuangan secara transparan melalui LAKIP yang dapat diunduh di SIPD</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
