<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195509</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417083420</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000654</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PILKADA TAHUN 2020 DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Fajar Nurrohman Prihatono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Fajar Nurrohman Prihatono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16089</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Taslim Djafar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.042 598 383 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.042 598 383 1 MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Partisipasi dalam Politik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang media sosial sebagai media pendidikan politik bagi pemilih pemula dalam Pilkada Tahun 2020 di Kota Samarinda. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat serta upaya mengatasi hambatan dalam Partisipasi Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum kepala daerah pada tahun 2020. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah selama pelaksanakan pilkada tahun 2020 Kota Samarinda Peran Media Sosial dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pilkada tahun 2020 belum berjalan maksimal hal ini ditunjukan dari dimensi peran sebagai alat komunikasi yaitu adanya hambatan dalam sosialisasi karena adanya pandemi covid-19. dua tantangan terbesar bagi penyelenggara pada Pilkada Serentak Tahun 2020 pertama adalah menyelenggarakan pemilihan yang aman dan sehat, kedua, mendorong minat dan partisipasi pemilih agar tidak takut dan enggan datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Salah satu cara meningkatkan hubungan personal, yakni dengan cara penggunaan media sosial. Karena media memiliki kemampuan untuk memberi efek pengetahuan (kognisi) bahkan emosional dari pihak yang berkomunikasi. Kesimpulan: Pendidikan politik yang dimiliki oleh para pemilih pemula masih rendah dan perlu ditingkatkan lagi apalagi selama pemulihan pasca pandemi covid-19 ini. Dengan semakin baiknya pemahaman para pemilih pemula maka semakin baik pula tingkat kualitas Pemilu yang nanti akan diselenggarakan. Peran Media Sosial Dalam Pemilihan Walikota Samarinda Tahun 2020 diantaranya media sosial sebagai sarana dalam menyampaikan informasi, media sosial sebagai media pendidik politik bagi pemilih pemula dan media sosial sebagai sarana kampanye. Pemilih pemula dengan jumlah yang mendominasi dalam Warga Negara Indonesia jangan sampai menjadi sosok yang apatis dan tidak ikut serta dalam pemilihan umum. Namun pemilih harus diarahkan menjadi pemilih yang cerdas dan memilih berdasarkan visi dan misi, dalam buku panduan pemilih pemula disebutkan bahwa tujuan dari program sosialisasi politik ini yaitu karena kebutuhan akan diadakannya sosialisasi politik yang bersifat terus-menerus.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
