<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195532</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417092419</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000677</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KEPEMIMPINAN BUPATI PEREMPUAN DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KABUPATEN BEKASI PROVINSI JAWA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">(STUDI KASUS BUPATI NENENG HASANAH YASIN 2012-2018) /</subfield>
      <subfield code="c">Refa Viliani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Refa Viliani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15575</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Djohermansyah Djohan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 824 21</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 824 21 REF k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penyelenggaraan Pemerintah Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/ Latar Belakang (GAP) : Kepemimpinan perempuan yang feminism menghasilkan sebuah pendekatan simpatik. Hal ini didukung oleh faktor yaitu perempuan tidak hanya merawat dirinya sendiri melainkan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu perlunya kesadaran dalam kesetaraan gender dan hak berpolitik antara laki-laki dan perempuan di masa kini. Tujuan : Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan seorang Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Metode: Penelitian iini menggunakan metode kualitatif. Penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan pengumpulan data, menganalisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/ Temuan : Hasil yang didapatkan penulis adalah bagaimana kepemimpinan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat, ciri khas kepemimpinannya, prestasi Kabupaten Bekasi semasa kepemimpinannya hingga faktor atau penyebab kembali terpilihnya di periode kedua. Kepemimpinan Bupati perempuan Neneng Hasanah Yasin ciri khasnya sebagai perempuan lebih aware atau perhatian terhadap hal-hal yang menyangkut perempuan dan anak, bersahaja dan blusukan disaming adanya faktor-fakor lain seperti halnya faktor histories keluarganya. Meskipun sebagai seorang Bupati perempuan yang mana perempuan sendiri terkenal dengan sosok yang lemah lembut atau menggunakan hati maupun perasaan hampir dalam segala hal tetapi Bupati perempuan Neneng Hasanah Yasin membuktikan bahwa ia tetap memiliki sifat yang tegas ketika menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin. Kesimpulan : Kepemimpinan Bupati perempuan Neneng Hasanah Yasin disukai oleh masyarakat karena memiliki sifat kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat, namu tetap tegas sebagai seorang pemimpin.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
