<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195559</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417095031</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000704</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">DIFUSI INOVASI SIKEPITING DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN SASAK RANAH PASISIE KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Rahima Zakia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rahima Zakia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20750</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Aleknaek Martua</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.196 598 13</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.196 598 13 RAH d</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Masalah gizi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya angka stunting dan bagaimana difusi inovasi SIKEPITING dalam pemberdayaan masyarakat untuk penanganan stunting di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis difusi inovasi SIKEPITING dalam pemberdayaan masyarakat untuk penanganan stunting di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang memengaruhi keberhasilannya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis terhadap difusi inovasi menurut teori difusi inovasi Everett M. Rogers. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (13 informan), dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu difusi inovasi SIKEPITING dalam pemberdayaan masyarakat untuk penanganan stunting di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat telah berjalan optimal dengan mendorong keterlibatan masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti Bapak Ibu Asuh Anak Stunting (BIAAS), kunjungan dan sosialisasi di nagari, serta monitoring dan evaluasi ke posyandu, meskipun masih dihadapkan pada hambatan signifikan seperti rendahnya kesadaran orang tua akan pentingnya pola asuh dan gizi seimbang, minimnya partisipasi dalam layanan kesehatan, keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan, serta tantangan geografis dan sosial budaya. Kesimpulan: Difusi inovasi SIKEPITING dalam pemberdayaan masyarakat untuk penanganan stunting di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang mengacu pada teori Everett M. Rogers dengan empat dimensinya, telah berjalan dengan baik, ditunjang oleh keterlibatan aktif lintas sektor serta pendekatan edukatif yang intensif kepada masyarakat. Guna mengatasi hambatan yang masih ada, disarankan untuk memperkuat edukasi berbasis komunitas, mengoptimalkan infrastruktur dan tenaga kesehatan, serta meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
