<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195566</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00453/IPDN/2026</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260417095939</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000711</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI KECAMATAN INERIE KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Maria Anjelina Guwa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Maria Anjelina Guwa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15164</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mujahidin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 986 831</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.345 986 831 MAR m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penanggulangan Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pernyataan Masalah/ Latar Belakang (GAP) : Bencana alam berupa banjir bandang yang terjadi pada September 2021 kemarin menyebabkan banyak kerusakan bahkan korban jiwa. Penanganan pasca banjir bandang terdiri dari 2 kegiatan, yaitu rekonstruksi dan rehabilitasi yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini BPBD Kabupaten Ngada. Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) juga menyediakan informasi terkait kerusakan fisik akibat banjir bandang di Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada. Kerusakan fisik yang dimaksud adalah kerusakan yang berkaitan dengan prasarana, sarana, dan prasarana, bangunan, atau bangunan lain yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen pasca bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Dalam penelitian terkait manajemen pasca bencana banjir bandang, peneliti menggunakan teori manajemen dari George R. Terry dengan 4 fungsi manajemen utama, yaitu POAC (planning, organization, actuating, dan controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Ngada dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana pasca banjir di Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada masih mengalami banyak faktor penghambat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya koordinasi pelaksanaan operasional antara BPBD Kabupaten Ngada dengan OPD lainnya seperti Dinas PUPR-P dalam proses pengelolaan pasca bencana banjir bandang, rendahnya tingkat Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Pegawai di BPBD Kabupaten Ngada, kurangnya anggaran yang digunakan dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana banjir bandang, terbatasnya jumlah pegawai di BPBD Kabupaten Ngada, serta belum lengkapnya sarana dan prasarana di BPBD Kabupaten Ngada. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengatasi semua faktor penghambat yang ada, sehingga pada akhirnya pelaksanaan penanganan pasca bencana ke depan dapat berjalan dengan baik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
