<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195574</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417100649</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000719</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROVINSI SUMATERA SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Eka Meiliana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eka Meiliana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14604</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Raddana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">627.459 816 111</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">627.459 816 111 EKA e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Mitigasi Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan penelitian yang berangkat dari permasalah bahwa Kabupaten Ogan Komering Ulu merupakan daerah yang rawan terjadi bencana banjir bahkan 2 setiap tahunnya pasti terjadi )banjir. Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki jumlah padat penduduk sehingga minim daya resapan air dan juga banyaknya aliran sungai yang ada menjadi rentan akan terjadinya bencana banjir apabila terjadi hujan yang lebat. Berdasarkan fenomena tersebut, maka peneliti merasa perlu mengangkat judul skripsi yaitu Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Ogan Komering Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui mitigasi dari BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu dalam pengurangan risiko bencana banjir serta mengetahui faktor penghambat BPBD dalam pengurangan risiko bencana banjir. Metode: Penulis menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Sumber data penelitian diperoleh melalui data primer yaitu wawancara dengan ASN BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu, observasi kegiatan dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari dokumen yang telah disahkan atau dipublikasikan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Hasil penelitian diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti mengambil kesimpulan bahwa BPBD dalam hal pembuatan posko pengendalian banjir di beberapa kecamatan sudah baik hanya saja pada beberapa kecamatan ada yang belum. Hal ini dilihat dari peta rawan banjir dibuat oleh BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu. Adapun kendala dalam mitigasi banjir ialah luas wilayah, terbatasnya sumber daya aparatur guna aksi cepat tanggap bencana masih terbatas juga sarana dan prasarana. Kesimpulan: Dengan kerjasama dengan pihak yang berkompeten dalam penyelenggaraan penanggulangan banjir, pengadaan pelatihan, penambahan jumlah aparatur, serta BPBD melakukan Sosialisasi yang diberikan harus lebih menarik antusiasme masyarakat terhadap peduli bencana banjir, sehingga masyarakat menganggap pentingnya mitigasi bencana banjir ini dan menyadari bahwa bencana adalah urusan bersama.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
