<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195583</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417104810</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000728</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI PELAKSANAAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2022 DI KABUPATEN PASAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Jioanda Riza Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jioanda Riza Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19630</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agus Supriadi Harahap</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 559 813 61</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 559 813 61 JIO e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">gempa bumi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar Belakang: Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah sumatera barat. Salah satunya pada tahun 2022 gempa berkekuatan 6,1 Skala Ricther terjadi di wilayah Kabupaten Pasaman, sehingga gempa ini banyak menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Untuk mengurangi risiko bencana alam khususnya gempa bumi, BPBD Kabupaten Pasaman meluncurkan berbagai program mitigasi bencana diantaranya adalah sosialiasi, penguatan kapasitas, pelatihan simulasi bencana dan mitigasi bencana. Tujuan: Hal ini perlu dilakukan evaluasi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi pasca gempa bumi tahun 2022 di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Metode: Teori evaluasi yang digunakan adalah evaluasi model CIPP oleh Daniel Stufflebeam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Serta langkah analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman belum efisien, karena ditemukan adanya hambatan keterbatasan anggaran serta sarana dan prasarana sehingga memerlukan waktu untuk menyeluruhkan program mitigasi bencana ke semua daerah dan lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut ialah adanya peningkatan anggaran dan pengadaan sarana dan prasarana, serta keberlanjutan program mitigasi bencana supaya pengurangan risiko bencana khususnya bencana gempa bumi lebih optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
