<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195587</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417110723</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000732</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGELOLAAN MITIGASI BENCANA BANJIR ROB DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Firdha Rachman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Firdha Rachman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19857</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 365 985 423</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 365 985 423 FIR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">mitigasi bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP):Kejadian banjir rob di kota Ternate pada akhir tahun 2021 telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Mengingat banyaknya kerugian yang ditimbulkan menyebabkan pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan beberapa upaya. Dalam hal ini dilakukan oleh BPBD mengingat memiliki fungsi pengkoordinasian, pengkomandoan, serta pelaksana dalam proses penanggulangan bencana. Maka, Pemerintah dan BPBD Kota Ternate melakukan beberapa koordinasi dengan instansiinstansi terkait pada peIaksanaan aktivitas penanggulangan bencana secara terencana, terpadu serta menyeluruh. Oleh karena itu dibutuhkan pengelolaan terhadap mitigasi banjir rob di Kota Ternate. Maka dalam hal ini peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Pengelolaan Mitigasi Bencana Banjir Rob Di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara”. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan mitigasi bencana banjir rob di Kota Ternate khususnya, mengetahui faktor penghambat yang dihadapi dalam pengelolaan mitigasi bencana banjir rob, serta upaya yang dilakukan dalam pengelolaan mitigasi bencana banjir rob di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Metode : Metode penelitian yang peneliti gunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan secara induktif dengan menganalisis berdasarkan teori yang dikemukakan oleh George R. Terry Sumber data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu dari data primer melalui wawancara dan data sekunder yakni berasal dari dokumen, arsip, berkas, serta perundang-undangan. Selain itu, menggunakan teknik pengumpulan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil:Hasil ini menunjukkan bahwa sementara ada komitmen dan langkah konkret yang telah dilakukan, masih ada ruang untuk perbaikan yang lebih lanjut agar pengelolaan mitigasi bencana banjir rob di Kota Ternate dapat mencapai tingkat optimal yang diharapkan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pengelolaan mitigasi bencana banjir rob di Kota Ternate sudah berjalan cukup baik, namun belum optimal dalam pelaksanaannya. Karena masih menjumpai beberapa faktor, baik faktor pendukung maupun faktor penghambatnya. Namun, disini BPBD Kota Ternate telah melakukan tahapan mulai dari tahap perencanaan, tahap pengorganisasian, tahap penggerakan, dan tahap pengawasan dalam pelaksanaan mitigasi bencana banjir rob di Kota Ternate.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
