<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195617</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417120608</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000762</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA APARATUR DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Aditya Wijayanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Aditya Wijayanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17758</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Haryanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 982 663</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 982 663 ADI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">aparatur sipil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Munculnya revolusi Industri 4.0 (Perkembangan Tekhnologi) menuntut kompetensi sumber daya aparatur lebih ditingkatkan. Serta pengembangan kompetensi yang belum maksimal dan belum konsisten menjadi dasar penelitian. Tujuan: dari penelitian ini untuk mendeskirpsikan pelaksanaan pengembangan kompetensi di BKD Kabupaten Jepara. Teori yang digunakan Melayu Hasibuan (2019) pengembangan kompetesi aparatur dilakukakan melalui 3 cara pendidikan, pelatihan, dan mutasi. Pendekatan yang dipiih penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil/Temuan: menunjukan pengembangan kompetensi melalui pendidkan formal yang dimiliki oleh pegawai sudah baik dengan kenaikan pegawai yang melaksanakan izin belajar tiap tahunnya. Namun masih saja terdapat beberapa pegawai yang belum mendapatkan motivasi dan kesadaran untuk mengembangkan diri. Pelatihan didapatkan hasil cukup baik dengan dasar pelatihan teknis masih inkosisten tiap tahunya. Mutasi didapatkan hasil cukup baik didasarkan dari menempatkan pegawai belum seutuhnya sesuai prinsip right man on the righ place yang dapat dilihat dari latar belakang pedidikan yang belum seusai dengan beban kerja. Faktor Penghambat; Aturan yang tumpang tindih, anggaran yang diberikan belum cukup dikarena banyak nya kebutuhan, motivasi yang masih rendah dikalangan pegawai Upaya yang Dilakukan; memperbaiki dan mengubah aturan kedudukan, susunan organisasi, tugas, dan fungsi serta tata terja BKD menjadi BKPSDM Kabupaten, kerjasama dengan pihak lain khususnya pada kegiatan pengembangan kompetensi ASN. Memberikan motivasi melalui program meeting setiap hari senin dan melalui pendekatan personal pimpinan. Kesimpulan: Pengembangan kompetensi yang dilaksankan di BKD Kabupaten Jepara telah dilaksanakan dengan cukub baik dengan pemberian pendidikan dan pelatihan serta pelaksanaan sistem mutasi yang didasrkan produktifitas kinerja. Namun masih diakui belum maksimal dan pelu untuk di tingkatkan kembali.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
