<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195627</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417121757</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000772</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) DALAM PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA PANGKALPINANG PROVINSI BANGKA BELITUNG /</subfield>
      <subfield code="c">Jexingly Sanjaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jexingly Sanjaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13196</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Andi Azikin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.345 981 7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.345 981 7 JEX i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan publik berbasis elektronik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dalam dunia usaha birokrasi perizinan usaha sering kali menimbulkan pembiayaan yang relatif mahal, hal ini dikarena terdapat pembiayaan tidak resmi pada pengurusan perizinan usaha tersebut. Penelitian ini berfokus terhadap bagaimana suatu kebijakan OSS-RBA dapat menjadi sebuah solusi sistem birokrasi perizinan yang berbelit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Kebijakan OSS-RBA, Faktor-Faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan OSS-RBA dan Upaya yang dilakukan dalam mengatasi Penghambat dalam pelaksanaan OSS-RBA oleh DPMPTSP Kota Pangkalpinang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Hasil/Temuan: Temuan yang peneliti dapati selama melaksanakan penelitian yaitu OSS-RBA sangat membantu masyarakat yang mengalami kendala dengan permasalahan jarak sehingga tidak bisa untuk datang ke DPMPTSP untuk mengurus perizinan dan juga peneliti mendapati masyarakat yang memang belum sepenuhnya mengetahui bahwa adanya kebijakan OSS-RBA ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, penulis menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan OSS-RBA memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya yang berada atau tinggal jauh dari DPMPTSP serta sangat membantu masyarakat yang tidak bisa datang ke DPMPTSP. Adapun saran dari penulis kepada DPMPTSP Kota Pangkalpinang untuk mengoptimalkan sosialisasi secara meluas, mengatasi hambatan jaringan internet, meningkatkan lagi kualitas dari sumber daya manusia guna memaksimalkan pelayanan dari kebijakan OSS-RBA.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
