<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195638</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417123052</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000783</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOLABORASI PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU BOKORI DI KABUPATEN KONAWE PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Zulfahriyansyah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Zulfahriyansyah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23047</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">A. Masrich</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.479 159 848</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.479 159 848 MUH k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pariwisata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada kolaborasi aktor pentahelix (pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media) dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori dimana terjadi penurunan jumlah kunjungan pada tahun 2023 dan 2024. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kolaborasi aktor pentahelix dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara dan mengetahui faktor pendorong dan faktor penghambat dalam kolaborasi pentehelix dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis terhadap kolaborasi menurut teori Friend dan Cook. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 14 informan, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Hasil/Temuan: kolaborasi pentahelix dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori belum berjalan secara optimal karena tidak adanya regulasi formal seperti kebijakan tingkat daerah yang mengatur terkait kolaborasi aktor pentahelix. Meskipun terdapat faktor pendorong, banyak terdapat faktor penghambat yang mempengaruhi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan tingkat daerah atau surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori, sehingga hambatan dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam pengembangan pariwisata Pulau Bokori.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
